Sejarah
SMP Negeri 2 Jumantono adalah sekolah menengah pertama yang terletak di Dusun Bulakrejo, Desa Tugu, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar. Sekolah ini berdiri dan diresmikan pada tanggal 23 Mei 1992. Sekolah ini berdiri di sebuah lahan seluas sekitar 8.000 meter persegi.
SMP Negeri 2 Jumantono adalah sekolah yang terakreditasi A dan memiliki visi “Terwujudnya peserta didik yang berbudi pekerti luhur, mandiri, berpengetahuan luas, terampil, dan berwawasan lingkungan”.
Mulai bulan Nopember 2025 sampai sekarang, SMP Negeri 2 Jumantono dipimpin oleh Bapak Setya Nurachmandani, S.Pd., M. Pd..
Pada tahun ajaran 2022/2023, SMP Negeri 2 Jumantono memiliki siswa sejumlah 383. Pada tahun ajaran ini kuota penerimaan siswa kelas 7 terpenuhi yakni sebanyak 136. Sementara itu, jumlah siswa kelas 8 adalah 126 dan kelas 9 sebanyak 121.
Fasilitas fisik yang dimiliki SMP Negeri 2 Jumantono di antaranya ruang kelas yang dilengkapi dengan LCD proyektor, lapangan basket, laboratorium IPA, laboratorium komputer dengan akses internet dan hotspot area, mushola, perpustakaan, ruang musik, parkir sepeda yang cukup luas, serta ruang keterampilan. Lingkungan sekolah ini cukup asri dan hijau sehingga sangat mendukung suasana yang nyaman untuk belajar.
Setelah pandemi, pembelajaran di SMP Negeri 2 Jumantono dilakukan secara normal atau dilakukan dengan tatap muka. Namun, pembelajaran tetap memperhatikan tuntutan zaman, yakni dengan tetap memadukan pembelajaran yang menggunakan aplikasi digital, seperti ThatQuiz, Kahoot, LMS, dan lain-lain.
Tidak hanya itu, para guru pun melakukan peningkatan kompetensi, baik secara individu maupun kelompok dengan mengikuti pelatihan, workshop, atau seminar yang dilaksanakan secara daring maupun tatap muka.
Kegiatan ekstrakurikuler juga sudah berjalan secara normal. Berikut adalah kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Jumantono.
1. Pramuka
2. Marching Band
3. Bola Basket
4. Bola Voli
5. PMR
6. Musik
7. Bina Lingkungan Hidup.
Mulai tahun ajaran 2022/2023, SMP Negeri 2 Jumantono menerapkan Kurikulum Merdeka mulai dari kelas 7. Pembelajaran dilaksanakan dengan memperhatikan kebutuhan siswa dan memadukan pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan zaman.
Dalam penerapan kurikulum Merdeka, siswa kelas 7 juga sudah melakukan pembelajaran proyek penguatan profil pelajar Pancasila. Tema pertama yang diambil adalah Gaya Hidup Berkelanjutan. Dalam kegiatan ini, siswa diajak untuk bernalar kritis tentang kondisi lingkungan di sekitarnya dengan membuat poster cinta lingkungan dan membuat karya dari barang bekas.
Untuk mendukung terwujudnya profil pelajar Pancasila dilaksanakan kegiatan pembiasaan untuk memperkuat karakter siswa, di antaranya:
1. Upacara rutin pada hari Senin
2. Jumat sehat
3. Jumat bersih
4. Jumat rohani
Selanjutnya, berikut kegiatan-kegiatan yang pernah dilaksanakan dalam satu tahun terakhir di antaranya adalah
1. Kegiatan penyembelihan hewan kurban di sekolah
2. Kegiatan kewirausahaan
3. Mengikuti turnamen Warga Basketball
4. Kegiatan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjumsa)
5. Kegiatan ANBK
6. Workshop peningkatan kompetensi guru
7. Upacara peringatan hari-hari besar
8. Lomba Tari Karang Tumandang
9. Home visit terhadap siswa
10. Kegiatan Penjaringan Kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas