Halaman Facebook
Banner
Divisi Data LitbangPGRINISNKementerian PendidikanPemda Karanganyar
Statistik

Total Hits : 80532
Pengunjung : 18006
Hari ini : 10
Hits hari ini : 22
Member Online : 1
IP : 54.224.83.221
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

mailrist_ku

Asia peringkat tertinggi sekolah global, Indonesia nomor 69

Tanggal : 05/14/2015, 05:09:58, dibaca 197 kali.

Peringkat tertinggi sekolah-sekolah global telah diterbitkan, dan negara-negara Asia menempati lima posisi teratas sementara negara-negara Afrika dengan peringkat terendah dan Indonesia ke delapan dari bawah.


Singapura memimpin di peringkat pertama, diikuti oleh Hong Kong. Di ujung lain, Ghana menduduki posisi terbawah.Sementara Indonesia menduduki posisi nomor 69 dari 76 negara.


Inggris menempati peringkat 20, sedangkan beberapa negara Eropa lainnya berprestasi lebih baik. Amerika Serikat bertengger di posisis 28.
Organisasi kerjasama dan pembangunan Eropa OECD mengatakan perbandingan itu diambil berdasarkan hasil tes di 76 negara serta menunjukkan hubungan antara pendidikan dan pertumbuhan ekonomi.


"Ini pertama kalinya kami memiliki skala yang benar-benar global mengenai kualitas pendidikan," kata direktur pendidikan OECD, Andreas Schleicher.


"Idenya adalah memberikan akses kepada berbagai negara, kaya dan miskin, untuk membandingkan negeri mereka dengan negeri-negeri maju dunia dalam pendidikan, untuk menemukan kekuatan dan kelemahan masing-masing, dan untuk melihat dampak peningkatan kualitas di sekolah terhadap ekonomi jangka panjang, "katanya.


Buta huruf di Singapura


Peringkat pertama, Singapura ternyata pada tahun 1960an sempat memiliki jumlah tinggi warga yang buta huruf, kata Schleicher. Hasil ini menunjukkan tingkat kemajuan yang dapat dicapai.


Di Inggris, penelitian menunjukkan sekitar satu dari lima anak-anak meninggalkan sekolah sebelum menyelesaikan pendidikan tingkat dasar. Dan menurut OECD, jika jumlah ini bisa dikurangi dan keahlian mereka dipertinggi, Inggris akan bisa mendapat tambahan triliunan dolar bagi ekonomi Inggris.


Analisa itu yang berdasarkan hasil tes matematika dan ilmu pengetahuan adalah peta global yang jauh lebih luas dibandingkan tes Pisa OECD sebelumnya yang berfokus pada negara-negara industri lebih makmur.


Tabel terbaru yang memeringkat lebih dari sepertiga negara-negara dunia, menunjukkan posisi negara seperti Iran, Afrika Selatan, Peru dan Thailand dalam skala internasional.


Terlihat juga sekali lagi performa buruk AS yang merosot di bawah sejumlah negara Eropa dan disalip oleh Vietnam. Tabel juga menunjukkan posisi Swedia yang menurun, senada peringatan OECD pekan lalu mengenai masalah pada sistem pendidikan mereka.


Temuan ini akan disampaikan secara resmi pada Forum Pendidikan Dunia di Korea Selatan pekan depan, saat PBB akan mengadakan konferensi untuk sasaran peningkatan pendidikan global pada tahun 2030.


Setiap siswa bisa berhasil


Lima posisi teratas diambil oleh negara-negara Asia - Singapura, Hong Kong, Korea Selatan, Taiwan dan Jepang.


Lima negara dengan peringkat terendah adalah Oman di posisi 72, Maroko, Honduras, Afrika Selatan dan Ghana di tempat terakhir.
"Jika anda masuk ke ruang kelas di Asia anda akan menemui para guru yang menekankan setiap siswanya harus berhasil. Terdapat sikap tegas, fokus dan koherensi,” kata Schleicher.


“Negara-negara itu juga sangat pandai dalam merekrut guru-guru berbakat untuk mengajar di ruang kelas yang paling menantang, sehingga setiap siswa diberi akses ke guru-guru terbaik.”


Laporan yang diluncurkan oleh OECD dan dirangkum oleh Eric Hanushek dari Universitas Standford dan Ludger Woessmann dari Universitas Muenchen ini mengatakan bahwa standar pendidikan merupakan “alat prediksi bagi kesejahteraan jangka panjang suatu negara.”


"Kebijakan dan praktik pendidikan buruk mengakibatkan banyak negara mengalami keadaan seperti resesi ekonomi," kata laporan itu.


 



 




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas